Puisi - Senja Itupun Turun Melipur Hatiku - Asmat Riady Lamallongeng

SENJA ITUPUN TURUN MELIPUR HATIKU
Oleh : Asmat Riady Lamallongeng

Menatap wajah bumi
Ada bintang kedip-kedip
Dibalik pembukitan
Sementara matahari tinggal sepotong
Tertusuk duri
Tertusuk belati
Sampai berdarah


Akupun seperti menyantap angin

Yang sepoi-sepoi menembus dinding gubukku
Kabut-kabut itu
Sebentar membalut tubuhku yang kedinginan
Sampai aku bercanda dengan bidadari
Dalam mimpi

Matahari dan angin

Juga kabut
Juga bumi
Juga gunung

Juga lembah
Juga air
Juga awan
Juga api
Juga kekasihku yang tak sempat
Kukecup bibirnya yang merah
Namun tetap kurangkul dalam hati
Dalam mati

Setelah itu…………..

Kupesan lewat kalimat-kalimat bisu
(Bila aku berbaring kaku, dibawah seonggok
Kerikil………………..
Senja itu turun melipur hatiku)

Baubau, 1971

Dari : Coretan dilembaran kumal

Ditulis kembali Oleh : Amin Baharussalam


Like This Article ?
Comments
0 Comments

0 komentar

 
 
Copyright © 2013 MANDAR LUYO - All Rights Reserved
Status Panel Admin
Jam Sekarang
Tanggal
Salam Sapa :
Status Admin :
User :
Free Backlinks